--> Skip to main content

Bahaya Kaporit Bagi Kesehatan

Hai teman kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang bahaya kaporit yang terkandung dalam air PDAM. Silahkan membaca dan Saya ucapkan  selamat membaca J


Sudah sangat umum bahwa kaporit merpakan kandungan standar dalam air PDAM di Indonesia. Zat Kaporit ini sebenernya digunakan untuk membersihkan air dari mikroorganisme yang berbahaya dalam air. Kadar yang digunakan untuk keperluan hal ini hanya 0,2 ppm. Padahal sangat kecil, pertanyaannya mengapa air PDAM beraroma Kaporit.?

Jawabnya yaitu tingginya tingkat kebocoran membuat kebutuhan kaporit meningkat, agar mencapai titik terjauh jaringan air minum. Sebab itulah jika kita dekat dengan sumber air PDAM, bau kaporit sangat menyengat.
 
Teknologi yang di pakai oleh perusahaan PDAM di Indonesia untuk mengelola air minum sudah ketinggalan zaman. Hal tersebut tentunya dapat membahayakan kesehatan bagi tubuh. Kaporit yang di gunakan untuk memurnikan air dapat memicu Kanker jika digunakan secara berlebihan dan terus-menerus. Di negara lain penggunaan kaporit (chlor) sudah mulai ditinggalkan dan diganti dengan teknologi yang lebih aman seperti Ultraviolet.
 
Tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari-hari, efek kaporit cukup berbahaya bagi kesehatan. Contohnya jika kita berenang di kolam renang dengan aroma khas dari kaporit, tanpa kita sadari kulit kita bisa mengalami iritasi. Dan bagaimana jika air dari kolam renang tertelan.? Dalam saluran pencernaan, kaporit dapat memicu terjadinya kanker. Kesimpulannya meskipun kita memakai air dari PDAM, sebaiknya air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti untuk masak dan minum pakailah air yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi kesehatan.

Bagaimana teman, tentang artikel ini.? semoga bermanfaat. Saya ucapkan terima kasih banyak atas kunjungannya di blog saya yang sederhana dan banyak kekurangan ini. Saya mohon maaf jika ada kesalahan informasi maupun kesalahan dalam pengetikan



Comment Policy: Please write your comments that correspond to the topic of this page post. Comments containing links will not be shown before they are approved..
Buka Komentar
Tutup Komentar